Senin, 20 Juni 2016

Apa Yang Ditakuti Para Blogger?





Apakah kamu suka ngeblog?
Hal apa yang kamu takuti ketika menulis di blog?
            Ngeblog adalah kegiatan yang mengasyikkan bagi para blogger. Bahkan para blogger bisa mendapatkan penghasilan dari blognya. Bagi yang suka menulis blog merupakan media yang tepat untuk mengasah kemampuan menulisnya. Penulis bebas berekspresi menulis di blognya.
            Kita banyak mengambil manfaat dari blog yang penuh dengan kreatifitas. Salah satunya mendapatkan beragam informasi yang kita butuhkan. Mungkin ada rasa bangga dan kepuasan tersendiri ketika para blogger mampu berbagi ilmu dan pengalaman melalui blognya.
            Namun dibalik aktifitas ngeblognya sebagian para blogger merasa cemas, khawatir dan bahkan merasa takut. Sebenarnya apa yang ditakuti para blogger?
1.      Takut blognya di bajak
Pembajakan adalah hal yang ditakuti para blogger. Owner dan admin yang blognya dibajak atau dihack akan terancam kehilangan akses untuk membuka blognya. Apalagi jika hacker tersebut menggunakan blognya untuk hal-hal yang negatif.
2.      Tulisannya di copy paste oleh orang lain
Para blogger yang kreatif selalu mengisi blognya dengan berbagi konten. Tulisan yang menginspirasi, gambar edukasi atau informasi yang menambah wawasan. Namun hasil karya dari pemikiran kreatifnya dengan mudah dicopas oleh orang lain. Hal inilah yang menjadi ketakutan para blogger
3.      Blog jarang dikunjungi
Blog sepi pengunjung menjadi ketakutan para blogger. Sudah menulis artikel berbagai tema bahkan dengan tampilan yang menarik. Namun pada kenyataanya blog sepi dari pengunjung. Segera perbaiki tulisan artikel kita menjadi lebih menarik. Dan gunakan teknik SEO Sehingga memudahkan orang lain untuk mengakses blog kita
4.      Blog tidak menghasilkan income
Para blogger memiliki tujuan berbeda ketika menulis di blog. Ada blogger yang hanya ingin berbagi ilmu dan pengalaman di blognya. Ada juga yang menulis blog untuk mendapatkan keuntungan. Namun jika tujuannya demikian maka blogger akan merasa takut jika blog yang dia kelola tidak menghasilkan.

      Semua masalah pasti ada solusinya. Maka ketakutan para blogger pasti bisa diatasi. Jika kita terus merasa takut maka ketakutan itu yang akan menghambat karya kita.

Minggu, 19 Juni 2016

Nulis Ebook Yuk!





Mau jadi penulis?
Duuh mikir lagi deh!
Antrian di meja penerbit untuk ACC saja bisa berbulan-bulan. Itupun kalo buku yang kita tulis diterima. Kalo tidak kamu cuma gigit jari. 


                Itulah pendapat seorang teman ketika saya mengungkapkan ingin jadi penulis. Sebuah cita-cita yang mungkin jarang diungkapkan ketika masa kecil. Sebuah profesi dimana sebagian orang menganggap kurang prospek.
                Namun selama kita berusaha tak ada satu pekerjaan pun yang tidak memiliki prospek. Semanagat dan kerja keraslah yang membuat prospek itu terbuka lebar. Termasuk memilih jadi seorang penulis. Jadi bagi kamu yang bercita-cita jadi penulis buang jauh pemikiran negatif tentang suramnya masa depan penulis.
                Di era digital ini kesempatan menulis terbuka lebar. Asal kita selalu haus untuk belajar dan menjadi gelas kosong yang siap diisi beragam ilmu. Peluang mendapatkan income dari menulispun terbuka bagi mereka yang gigih mencarinya. Salah satunya adalah dengan menulis ebook.
                Internet membantu para penulis bahkan penulis pemula untuk menerbitkan bukunya secara digital. Ebook membantu meningkatkan karier penulis dengan menerbitkan bukunya tanpa melalui penerbit. Membuatnya pun tidak sesulit yang dibayangkan apalagi sekarang ada perangkat ebook reader. Hal ini menunjukkan minat yang tinggi dari masyarakat terhadap buku digital
Yuk, mulai menulis ebook!
1.       Pilihlah tema yang menarik dan spesifik.
Tema-tema inilah yang dibutuhkan oleh pembaca. Topik yang spesifik misalnya tentang “Diet sehat untuk penderita diabetes” atau hal yang menarik lainnya.
2.       Fokus pada topik pembahasan
Hidup itu harus konsisten lho!
Apalagi dalam menulis. Jika kita akan menulis topik tentang resep masakan konsisten menulis tema tersebut hingga akhir. Jangan sampai melenceng atau berubah haluan membahas hal lain ketika di tengah atau di akhir pembahasan.
3.       Buatlah kerangka tulisan
Menulis ebook sama seperti kita menulis buku pada umumnya. Untuk menjaga agar tetap fokus maka kita harus membuat kerangka tulisan sehingga kita memiliki alur dan langkah yang jelas ketika menulis.
Siap menulis ebook?
Sekarang saatnya berkarya dengan membuat buku digital.

Jumat, 17 Juni 2016

Bagaimana Cara Menyediakan Konten Blog?



 Anda memiliki blog? 

Jika tidak diisi dengan beragam konten maka sudah tentu akan sepi. Tidak ada informasi atau pengetahuan yang dapat dibaca oleh pengunjung. Jika ingin memiliki penghasilan dari blog. Maka kita harus rajin mengisi konten dalam blog juga melakukan promosi. Sehingga hasil yang kita peroleh akan sesuai dengan usaha yang kita lakukan.
Konten merupakan komponen paling penting dalam blog. Reputasi sebuah blog akan berbanding lurus dengan banyaknya konten. Sehingga blog yang diisi dengan konten akan terasa hidup dan ramai pengunjung. Hal inilah yang membuat para blogger berlomba-lomba mengisi konten di blognya.
             Terdapat beberapa cara yang dilakukan para blogger agar blog yang mereka miliki kaya akan konten.
1.      Membuat konten karya sendiri
Inilah bloger sejati yang kreatif dan harus diacungi jempol. Mengisi blog dengan konten karya sendiri adalah hal yang membanggakan. Karena blogger sudah memiliki rasa percaya diri dengan mempublikasikan hasil karyanya. Apa yang dia tulis adalah hasil dari kerja keras dan pemikirannya.
2.      ATM
Lho kok jadi ATM ya?
Jangan salah, ATM yang dimaksud bukan alat untuk mengambil uang. Namun cara membuat konten dengan Amati, Tiru, Modifikasi. Cara ini dikenal juga dengan istilah rewrite. Bagi blogger yang menghadapi kesulitan menemukan ide cara ini dapat dijadikan alternatif.
3.      Membentuk teamwork
Ada blog yang dimiliki oleh beberapa owner. Sehingga pekerjaan pun dikerjakan secara teamwork. Mengerjakan blog dengan team akan membuat kita lebih fokus pada satu keahlian. Pekerjaan akan dibagi-bagi sesuai dengan keahliannya. Cara ini akan memudahkan kita namun konsekuensinya pun harus diterima. Salah satunya adalah membagi penghasilan dari blog atau hal lainnya.
4.      Menggunakan pihak ketiga
Ada sebagian blogger yang menggunakan pihak ketika untuk mengurusi blognya. Karena tidak memiliki waktu untuk menulis artikel, marketing atau promosi. Disisi lain blog harus tetap berjalan. Maka menyewa pihak ketiga dijadikan sebagai solusi

Cara mana yang akan anda ambil?
Pilihlah yang sesuai dengan kata hati anda.
Yang harus dihindari adalah copy paste konten dari blog tetangga apalagi tanpa mencantumkan sumbernya. Hal ini akan membuat reputasi negatif terhadap blog kita.
Selamat Berkreativitas!